Friday, July 22, 2011

sesungguhnya Allah masih sayang


salam ukhuwah untuk sahabat2 di luar sana...rasanya sudah lama sangat ana xupdate blog ni lantaran kesibukan komitmen tugasan & yang paling utama masalah network...alhamdulillah, bersyukur kepada Allah taala kerna di saat dan ketika ini kita masih mampu untuk bernafas dan menghirup oksigen milik ALLAH swt..sesungguhnya, terlalu besar nikmat Allah kepada kita, tidak terkira banyaknya sampaikan Allah mencabar kita untuk memulis semua nikmat yang ALLAH berikan dengan menggunakan tinta dari 7 lautan...realitinya, ia masih tidak mencukupi..subhanallah...

"bersyukur" dengan musibah yang datang

sering kali mendengar rintihan2 mereka yang dikenakan ujian dari ALLAH..sesungguhnya ujian dan dugaan yang datang dari ALLAH dalam pelbagai bentuk...setiap manusia adalah sama cuma bentuk penerimaan ujian yang berbeza..ada orang yang diuji dengan kelaparan seperti insan2 di Somalia yang mengalami krisis kebuluran yang meruncing ketika ini..tidak lupa juga saudara2 kita di palestin dan beberapa negara islam yang masih berperang dengan kafir laknatullah...moga ALLAH titipkan pertolongan kepada mereka..amin..

jadi, kita pulak bagaimana? sudah tentulah bentuk penerimaan ujian kita tidak sama macam mereka..alhamdulillah, kita tinggal di sebuah negara yang aman, tiada peperangan, cukup makan dan sebagainya..teringat kepada kata orang tua2; kata diorang rakyat di luar mati kerna kelaparan tetapi rakyat negara ini banyak yang meninggal kerana terlebih makan...ada kebenaran juga kata2 ini...kalo terlebuh makan atau mengamalkan cara pemakanan yang tidak seimbang, nescaya pelbagai penyakit kronik boleh menghinggap seperi myocardial infarction, atherosclerosis, diabetes mellitus, etc..jadi, berhati2 la dalam pemakanan kita dan makanlah sekadar untuk memenuhi keprluan kita dan jangan terlalu mengikut hawa nafsu seperti pesan nabi, berhenti lah sebelum kenyang....

berbalik kepada musibah atau ujian tadi, so, bagaimanakah tindakan kita bila mendapat ujian atau musibah?

firman Allah di dalam Surah al-Baqarah:

[155] Demi sesungguhnya! Kami akan menguji kamu dengan sedikit perasaan takut (kepada musuh) dan (dengan merasai) kelaparan, dan (dengan berlakunya) kekurangan dari harta benda dan jiwa serta hasil tanaman. Dan berilah khabar gembira kepada orang-orang yang sabar:
[156] (Iaitu) orang-orang yang apabila mereka ditimpa oleh sesuatu kesusahan, mereka berkata: "Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali."
[157] Mereka itu ialah orang-orang yang dilimpahi dengan berbagai-bagai kebaikan dari Tuhan mereka serta rahmatNya; dan mereka itulah orang-orang yang dapat petunjuk hidayahNya

iye..bila mendapat ujian sebutlah "Inna lillah wa inna ilayhi raji'un"...sesungguhnya kita semua milik ALLAH dan kepadaNya lah kita akan kembali...memang benar...ALLAH adalah tuhan kita, tuan kepada tubuh badan yang kita guna sekarang, tuan kepada roh yang berada di dalam jasad kita, tuhan yang memberikaan rezki kepada kita, so memang selayaknya kita diuji...dan sesungguhnya setiap ujian tersebut akan meninggikan darjat kita di sisi Allah taala bila mana kita redha dan tabah dengan ujian yang menimpa...kadang2 kita terlupa bahawa ujian juga adalah makhluk Allah....so, Allah berkuasa untuk menimpakan ujia kepada sesiapa yang dikehendakinya...dan sesungguhnya beruntung sebenarnya golongan yang diuji ini....ini sebagai latihan atau tarbiyah Allah kepada kita dan juga tanda Allah sayang kepada kita....ia juga sebagai peringatan kepada kita supaya tidak terus tersasar dalam arus kehidupan yang fana' ni dan supaya kita segera kembali kepada Allah bila kita alpa dan lupa...dalam keadaan ini, kita seharusnya bersyukur kepada Rabb kita kerana Dia masih sayangkan kita dan tidak terus tegar membiarkan kita terus hanyut dalam kehidupan yang fasik dan lagha...tetap berapa ramai dari kita yang bersyukur kepada Allah bila mana ditimpa ujian? habis-habis kita akan kata "sabar je lah, nak wat cam mana"...tu la ayat yang sering kita dengar....memetik kata2 Dr Asri zainal abidin, "bersyukur itu martabatnya lebih tinggi dari sabar"..berapa ramai dari kita yang hanya mampu bersabar tetapi belum mampu bersyukur dengan ujian ALLAH kepada kita?



 akhir nukilan, latihlah diri kita untuk sabar dan bersyukur dengan mehnah ujian yang menimpa..sesungguhnya Allah berkuasa nak berbuat ape2 saja kepada kita dan kita sebagai hamba, layakkah kita nak mempersalahkan Allah bila mana ujian berat menimpa? ingatlah bila mana teruji, lihatlah mereka yang lebih berat ujian dari kita..insyaallah, ini dapat melatih sifat tawadhu' dan sbar dalam diri kita....sentiasa lah berdoa seperti pesan nabi iaitu mintalah kepada Allah supaya bila mana Allah menimpakan ujian yang kita mampu tanggung dan bukan ujian yang berat seperti umat2 terdahulu....ingatlah, innallaha ma'assabirin..sesungguhnya ALLAH bersama mereka yang sabar...wallahua'alam

2 comments:

  1. Ujian adalah didikan direct dr Allah. :)

    ReplyDelete
  2. shohih akhi...begitulah tarbiyah dr ALLAH..spy kta xtrs trsasar & trleka dgn dunia & kemaksiatan..itulah tnda kasih syg ALLAH pd kta..:)

    ReplyDelete